Kopimisme merupakan salah satu agama terbaru di dunia dan diakui legalitasnya oleh pemerintah swedia pada rabu (5/1/2012). Salah satu pendiri sekaligus pemuka agam tersebut ialah Isak Gerson, mahasiswa filsafat Universitas Uppsala yang masih berusia 20 tahun.
Kopimisme menganggap bahwa setiap informasi ialah suci dan praktik menggandakan informasi atau data juga suci. Kopimisme mempunyai suatu ritual keagamaan dimana mereka memuja nilai sebuah informasi dengan menggandakannya, mereka para penganut kopimisme sering berkumpul tetapi tidak selalu di ruangan fisik bisa juga di server atau sebuah web page.
Kopimisme juga punya symbol. “Ada logo Kopimi, hhuruf K yang ditulis di dalam sebuah bentuk piramida yang digunakan secara online untuk menunjukkan bahwa anda ingin digandakan. Kopimisme juga punya simbol yang menunjukkan semangat menggandakan, misalnya CTRL+C dan CTRL+V
Kopimisme saat ini (saat dimana artikel ini ditulis) memiliki 3.000 anggota dan orang banyak bisa mendaftar menjadi pengikut kopimisme lewat suatu website yang disediakan. Di dalam Kopimisme menggandakan data dan menyebarkan informasi adalah legal, tak perlu copyright. Selain itu, kopimisme juga tidak punya konsep kehidupan setelah mati, sebagai agama, kopimisme tidak terlalu fokus pada manusiannya. Menurut pendirinya, informasi sendiri tidak memiliki kehidupan dan bisa dilupakan. Cara menjaga informasi tetap lestari adalah dengan menggandakannya. SUMBER