Apakah Maengket itu? apakah anda tahu tentang Maengket?
Maengket merupakan salah satu tarian tradisional Sulawesi Utara yang sampai saat ini masih dicoba untuk dipertahankan, tari maengket biasanya dipakai untuk merayakan panen atau upacara adat lainnya sebagai ucapan syukur ketika sukses memanen hasil, bisa juga untuk menyambut tamu di bandara atau tempat lain. Yang jadi masalahnya, generasi anak muda jaman sekarang sudah malas untuk mempelajari tarian maengket, tidak seperti dulu yang hampir setiap Sekolah Dasar mempunyai kegiatan ekstrakulikuler maengket, sekarang ada sih tapi tinggal sedikit sekolah dasar yang memiliki ekstrakulikuler maengket. Kalau untuk sekarang rata-rata yang menguasai tarian maengket kebanyakan adalah orang-orang yang sudah usia lanjut, ada SMA di Sulawesi Utara yang membuat kegiatan ekstrakulikuler tarian tetapi kebanyakan tarian yang berasal dari luar daerah sulawesi utara dan Indonesia, contohnya tarian-tarian moderen seperti shuffle, break dance, animal pop, hip-hop, robotic dan bahkan gangnam style.
Bagaimana dengan tarian maengket itu sendiri? apakah di tahun kemudian tidak ada lagi anak muda yang tau dan mengenal tairan maengket? anak-anak muda hanya senang mempelajari tarian moderen yang rata-rata berasal dari luar negeri, kecuali "animal pop" tarian ini berasal dari indonesia loh.. percaya gak? benar, tarian ini memang berasal dari indonesia pencetusnya adalah Jecko Siompo dan tarian ini sudah mendunia.
Jadi bagaimana sikap kita dalam menjaga budaya kita terutama tarian maengket? mungkin kita bisa membuat komunitas maengket kawula muda sulawesi utara, mungkin terbaca #lol tapi bisa juga kan?. Kalau di Manado sendiri sih sudah banyak komunitas-komunitas anak muda yang di bidang shuffle dance, b-reak dance, dan dance-dance moderen lainnya. Kalu komunitas tarian daerah sih saya (penulis) belum melihat kalau yang seperti itu ada di Manado.. haha. Nah, ada satu hal lagi yang membuat maengket kalah dengan saingannya.. coba kalian lihat kalau ada seperti festival-festival atau semacamnya mengenai tarian daerah, pasti kebanyakan yang datang kesana hanyalah orang-orang tua.. ada sih anak muda yang datang, tapi mungkin itu paksaan dari sekolah "jika tidak datang ke festival itu maka tidak dapat nilai seni budaya" #lol. Tapi kalau saya (penulis) juga sih tidak terlalu tertarik dengan tarian maengket haha, waktu saya masih di Sekolah Dasar saya mengikuti ekstrakulikuler maengket dan menurut saya itu sangat membosankan, jadi bagaimanakah cara agar anak muda bisa menyukai tarian meaengket? mungkin tarian maengket bisa diubah sedikit koreografinya menjadi tarian moderen yang bisa disatukan dengan break-dance.. haha. Kalau menurut prediksi saya, lama kelamaan tarian maengket mungkin akan menghilang (mungkin), alasan saya mengatakan begitu karena dance-dance moderen sekarang sudah bukan hanya sekedar dance tetapi sudah menjadi lifestyle-nya anak muda jaman sekarang, seperi shuffle dance. Kalau bisa marilah kita buat tarian maengket menjadi lifestyle anak muda kawanua di Sulawesi Utara.Sumber gambar :
http://www.berdikarionline.com/sisi-lain/20120511/shuffle-dance-dan-gairah-anak-muda.html
http://www.berdikarionline.com/sisi-lain/20120511/shuffle-dance-dan-gairah-anak-muda.html
http://www.indonesia-tourism.com/forum/showthread.php?2028-Maengket-Dance
http://www.talentonline.co.nz/dance-shows/nacho-pop-break/index.html
http://www.penchenk.com/2012/09/gangnam-style.html
http://services.flikie.com/view/v3/android/wallpapers/33571564
No comments:
Post a Comment